Posted by: nananghartoyo | June 20, 2008

Edelweis

Kadang bukan hal yang besar dan terlihat,

Namun hal yang kecil yang selalu dapat ku rasa.

Bukan paras atau visualisasi mata,

Namun tutur kata dan bias hati yang

Yang selalu memikat..

 

 

 

Oh, mungkin takakan berlebih menyebutmu

dengan kata edelweis..

karna setiap warna dalam dirimu, menjadi lentera malam bagiku..

 


Responses

  1. duhh…
    mas anton ni koq puitis banget yaw…
    ada apa gerangan..
    hehe,…

  2. Edelweis memang bunga bukit tandus, tapi dialah kekuatan yang sejati. Dia pasti kalah merona dibanding mawar, kalah harum dari cempaka, tapi ia tak pernah kalah tangguh.
    Apakah anda menginginkan perempuan tangguh hahaha…..:p

  3. kapan” kt cari edelweis di gunung ton

  4. ehm…bagus puisinya..
    tapi ya kak, kenapa cuma edelweis yang dibilang tangguh. bunga rerumputan yang di injek2 juga tangguh. =p

  5. puisinya keren… bagus logh..
    btw, jd tringat ttg sseorg, gw punya nama panggilan edelweiss dri tmn dkt gw

  6. to fitrie:
    kalau kamu dulu edelweis, sampai sekarangpun kamu akan bermakna edelweiss

  7. lumayan

  8. @resha
    makasih,


Leave a response

Your response:

Categories