Seolah telah habis terburai waktu,
semua hal yang telah tersusun lenyap,
tertiup kesal bercampur gundahnya hati.
Membuat ku sekarang jenuh sekali,
perasaan juga bercampur gundah dan rasa kesal.
Tak terkira seberapa banyak unpatan yang terlontar untuk meringankan perasaan.
semoga “malaikat kesal” tak menghinggapiku trus dan berkepanjangan.
Posted by: nananghartoyo | January 28, 2009
Titik Jenuh II
Posted in Keluh Kesah, Puisi | Tags: jenuh








sabar-lah, namanay juga dalam hidup ada lembah dan bukit – nampaknya dengan menyerahkan segala perkara ke “Atas” bisa jadi bahan solusi sambil terus melangkah kedepan.
Seneng udh bisa mampir kesini, salam hangat dari afrika barat!.
By: Luigi on February 2, 2009
at 5:11 pm
iya saya orangnya sabar kok,hahaha.
salam knal juga, salam juga buat semua warga Indonesia di afrika barat!.
By: nananghartoyo on February 4, 2009
at 8:58 am