Bagainama jikalau semua rasa yang telah kau ukir dengan tinta harapan emas harus pudar, oleh nila di ujung pelepah harap.
Bagaimana kau dapat menikmati waktu, kala engkau berkutat dengan kesedihan dan putus asa.
hari ini pilumu hari segera kau lepas dan mulai mematri senyum di palung hatimu, untuk dapat menarik semua intan kebaiakan yang ada di asisol bumi.
Tak aku ingin nenemanimu dengan sedihmu.
Bagaiman kau menilikmati senyumku jikalau kau tak pernah menatapku.
Aku hanya ingin kita saling dapat memberi senyum.
Anton HPT







