Apa Rasa Lime Squash?

2602487765_cf1c43959dAkhirnya post lagi, setelah lama berkutat-kutat di jalan. Beberapa hari ini hidupku serasa ada di jalan, jalan aja rasanya yang aku lihat beberapa hari terakhir. Oiya, beberapa waktu yang lalu datang ke konser musik di Pemuteran Buleleng yang di adakan sebagai bentuk kepedulian musissi Bali terhadap permasalahan HIV/AIDS. perjalan dari Denpasar ke Pemuteran buat kepala pusing 17 keliling, apalagi waktu melewati seririt , bikin perut mual. Em, tapi setelah sampek disana mualnya hilang berganti dengan lapar. dari pada menyiksa perut sendiri akhirnya kita berburu kuliner di tempat konser, dan yang ada cuma bakso, bakso, dan bakso lagi(maaf para dagang bakso bukannya gak doyan bakso…hehe)ah jadinya pergi keluar konser dan berburu kuliner di luar. setelah hampir menempuh  1Km jauhnya, akhirnya menemukan warung makan juga, terima kasih TUHAN, Engkau telah memberi jalan. Warung makan itu bernama RM Small, sudah dengan rasa lapar dan juga dahaga yang tak terbendung akhirnya kita memesan makanan dan minuman. Untuk menghindari kesalahan dalam pemesanan kita pasrahkan saja semua pemesanan makanan dan minuman kepada dr. oka dan K’su. Entah dengan pertimbangan apa akhirnya kita memesan nasi goreng, saat dr. oka mengatakan “nasi goreng” semua berkata “iya” dan saat K’su berkata ” Lime Squash” kita semua berkata iya, tadi dr, oka aja yang memeran air putih, katanya untuk menghindari kesalahan dalam pemesanan”pilih yang pasti-pasti aja”. Akhinya ” Lime Squash” dateng juga, dengan seluruh rasa dahaga dan juga lapar yang sudah mengila yang kita bawa dari Denpasar kita mendapati  sebuah gelas, sebotol soda dan 5 irisan lemon. A, rasanya sungguh luar biasa MASEM, pantes pelayannya ngerasa aneh waktu kita semua pesan Lime Squash. AH, sungguh sial waktu bener-bener haus malah dapat soda yang asem, mana belom makan lagi, rasanya asam lambung bertambah 2X lipat. Akhirnya nasi goreng dateng juga, ini dia yang kita tunggu-tunggu makan nasi goreng, tapi sebelum makan nasi goreng kita dengan PD meminta gula biar gak masem banget, dan jadi “enak” makan dengan semua muka masam.

Setelah kita selesai makan kita balik lagi ke tempat konser, dari sama aku, gandi, dan agung jalan berkeliling melihat-lihat seluruh area konser, dan teryata disana ada juga “judi kecil-kecilan” tapi yang bikin aku kaget teryata yang maen bukan hanya orang dewasa, tapi juga anak kecil yang umunya rata-rata kurang dari 12 tahun. Sangat dramatis melihatnya, tapi mau di kata gimana, mungkin ini memeng pengarung lingkungan yang membuat mereka seperti itu. Tapi semoga aja perilaku itu bisa meruka ubah kelak…

*akhinya tahu juga rasa Lime Squash, masem.

This entry was published on December 3, 2008 at 5:57 am. It’s filed under Keluh Kesah and tagged , , , , , . Bookmark the permalink. Follow any comments here with the RSS feed for this post.

5 thoughts on “Apa Rasa Lime Squash?

  1. e-Kabud-i on said:

    mm… enaknya jalan2. jadi pengen nih.
    tapi sblum di posting jgn lupa baca lagi, bnyk yang salah ketik tuh ton.

  2. @kabud
    mangkannya, ikut yuk kalau jalan2!
    hehe

  3. em…..anton pasti semangat banget nih mau cerita tentang jalan-jalannya ke Buleleng, sampai banyak tulisan yang salah ketik.huwehehehe…..
    pesan moral dari cerita diatas adalah:
    pesanlah menu makanan sesuai selera anda:)agar tidak menyesal nanti-nanti……he……

  4. ha?kutang???
    dasar nanang

  5. nananghartoyo on said:

    @wiwik
    hahaha sengaja biar kamu baca

    @tika
    tar tak perbaiki

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: