Titik Jenuh II

Seolah telah habis terburai waktu,
semua hal yang telah tersusun lenyap,
tertiup kesal bercampur gundahnya hati.
Membuat ku sekarang jenuh sekali,
perasaan juga bercampur gundah dan rasa kesal.
Tak terkira seberapa banyak unpatan yang terlontar untuk meringankan perasaan.
semoga “malaikat kesal” tak menghinggapiku trus dan berkepanjangan.

This entry was published on January 28, 2009 at 9:49 am. It’s filed under Keluh Kesah, Puisi and tagged . Bookmark the permalink. Follow any comments here with the RSS feed for this post.

2 thoughts on “Titik Jenuh II

  1. sabar-lah, namanay juga dalam hidup ada lembah dan bukit – nampaknya dengan menyerahkan segala perkara ke “Atas” bisa jadi bahan solusi sambil terus melangkah kedepan.

    Seneng udh bisa mampir kesini, salam hangat dari afrika barat!.

  2. nananghartoyo on said:

    iya saya orangnya sabar kok,hahaha.
    salam knal juga, salam juga buat semua warga Indonesia di afrika barat!.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: