Hati Seorang Pria

Sadarkah kau dengan semua arti pertemuan kita. Pertemuan awal yang tak tersengaja, sebuah cara Tuhan mempertemukan kita, dimasa yang indah beberapa tahun silam.

Dengan cara yang indah, kembali Tuhan mempertemukan kita. Pertemuan-pertemuan yang menautkan hatiku padamu. Kala ini, kau bak adrenalin, kau pacu jantungku kian menderu saat pandangan kita beradu. Kau laksana kumparan magnet hebat yang merusak sistem tata surya dan membekukan sepenggal waktu. Menuliskan sepenggal kisah.

Kau memenangkan hatiku. Aku mencintaimu wahai wanita. Wanita yang buatku marah, resah dan hadirkan berjuta bahagia setiap bayang melintasi pikirku.
——————————————-
Aku ingin mengatakan padamu suatu hal, bahwa setiap pria akan melewati suatu masa dimana ia akan berupaya berdiri tegak serta gagah untuk kau dampingi. Ketika masa itu berakhir, dan aku menjadi layak kau dampingi, Tuhan akan mempertemukan kita kembali dengan cara yang sangat indah.

This entry was published on February 12, 2012 at 2:17 pm. It’s filed under Puisi and tagged . Bookmark the permalink. Follow any comments here with the RSS feed for this post.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: